Liverpool Menang, Trent Cedera Lagi


Liverpool – Liverpool memang menang atas Burnley dan mempertahankan puncak Liga Inggris. Tapi, hasil itu dibayar dengan kambuhnya cedera lutut Trent Alexander-Arnold.
Liverpool menjamu Burnley di Anfield, Sabtu (10/2/2024) malam WIB. Dengan misi harus bangkit usai kekalahan dari Arsenal pekan lalu dan merebut puncak klasemen dari Manchester City, Liverpool tampil menyerang sejak menit awal.

Setelah berimbang 1-1 di babak pertama, Liverpool menambah dua gol lagi lewat Luis Diaz dan Darwin Nunez untuk memastikan kemenangan dengan skor 3-1.

Liverpool kembali ke puncak klasemen Liga Inggris dengan 54 poin dari 24 laga. Tapi, kemenangan itu juga menyisakan kabar tidak sedap untuk pendukung Liverpool.

Pasalnya Trent tidak menuntaskan pertandingan dan cuma bermain sebabak setelah menyumbang assist untuk gol Jota. Trent digantikan Harvey Elliott setelah memasuki babak kedua.

Usut punya usut, cedera lutut Trent kambuh sehingga manajer Juergen Klopp memutuskan mengistirahatkannya. Cedera ini pula yang membuat Trent sempat absen beberapa pekan sedari awal tahun.

Belum diketahui seberapa lama Trent harus menepi karena cederanya tersebut. Yang pasti Liverpool akan dirugikan mengingat sejumlah pemainnya masih berada di ruang perawatan.

“Lututnya cedera lagi? Ya, saya rasa seperti itu. Dia tersangkut rumput dan kita lihat kondisinya seperti apa. Kami harus memeriksanya dulu,” ujar Klopp di Bein Sports.

“Area lutut yang sama. Bukan cedera parah, tapi dia merasakan ada masalah pada lututnya dan kami harus melihat dulu serta menganalisanya.”

“Trent bilang baik-baik saja, https://dewa888online.com tapi ternyata tidak karena dia merasakan sakit, sehingga kami harus hati-hati dan menariknya keluar. Problemnya pun dobel karena Trent ditarik keluar, sehingga tidak punya bek kanan.”

 

4 Cara Alami Agar Ketiak Tak Bau seperti Orang Korsel-Jepang

Jakarta – Banyak orang di Korea Selatan dan Jepang ternyata tidak memiliki bau ketiak. Hal ini membuat warga setempat tidak membutuhkan deodoran dan membuat produk itu kurang populer di sana.
Kebanyakan orang tidak membutuhkan deodoran karena memiliki gen yang memberikan aroma klasik pada keringat. Sekalipun ada yang menjual, efeknya tidak seampuh deodoran di luar negara tersebut.

Umumnya, penyebab ketiak baru karena tubuh ditutupi dengan kelenjar keringat. Berkeringat itu berfungsi penting untuk membantu kita menenangkan diri. Ada dua jenis kelenjar keringat, yaitu ekrin dan apokrin.

Dikutip dari Healthline, kelenjar ekrin menutupi sebagian besar tubuh dan terbuka langsung di permukaan kulit. Sementara kelenjar apokrin, ini terjadi di area yang banyak mengandung folikel rambut, seperti selangkangan dan ketiak.

Alih-alih membuka hingga ke permukaan kulit, kelenjar apokrin bermuara di folikel rambut dan kemudian membuka ke permukaan.

Saat tubuh memanas, kelenjar ekrin mengeluarkan keringat yang mendinginkan tubuh. Biasanya tidak berbau sampai bakteri di kulit mulai memecahnya. Makanan dan minuman tertentu yang dikonsumsi serta jenis obat tertentu juga dapat menyebabkan keringat ekrin mengeluarkan bau.

Kelenjar apokrin bekerja terutama di bawah tekanan, mengeluarkan cairan yang tidak berbau. Cairan ini mulai menimbulkan bau ketika bersentuhan dengan bakteri di kulit. Kelenjar ini baru mulai bekerja pada masa pubertas, itulah sebabnya biasanya saat itu orang mulai merasakan bau badan.

Bagaimana Cara Mencegah agar Ketiak Tidak Bau?
Mandi Setiap Hari dengan Sabun
Sangat dianjurkan untuk mandi secara teratur setelah beraktivitas berat, seperti olahraga. Mandi dengan sabun ini bisa membantu menghilangkan bakteri dan keringat penyebab bau.

Gunakan Pakaian yang Longgar
Untuk mencegah ketiak bau, dianjurkan untuk menggunakan pakaian yang longgar dan menyerap keringat. Jenis kain yang bisa menyerap keringat, seperti katun, linen, dan bahan campuran yang menyerap kelembapan.

Ini sangat penting terutama jika banyak berkeringat. Ini akan membuat tubuh tetap lebih dingin daripada mengenakan pakaian ketat yang terbuat dari bahan yang tidak dapat menyerap keringat.

Mencukur Bulu atau Waxing
Sebuah studi pada tahun 2016 menemukan bahwa mencukur atau waxing ketiak secara signifikan bisa mengurangi bau ketiak. Hal ini karena pembersihan lebih efektif pada kulit yang dicukur atau di-wax.

Kurangi Stres
Reaksi stres dapat menyebabkan kelenjar keringat memproduksi keringat. Maka dari itu, dengan mengelola stres dan mengurangi kecemasan bisa membantu meminimalkan respons fisiologis keringat.

Hari ini Berulang Tahun ke-31, Stefano Beltrame Ungkap Harapannya Bersama Pangeran Biru

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Gelandang serang Persib Bandung, Stefano Berltrame, tengah dilanda perasaan bahagia karena tepat hari ini ia merayakan hari ulang tahunnya yang ke-31.

Ucapan dan doa terbaik dari kerabat, orang terkasih, dan rekan-rekannya di tim pun terus mengalir, dan dibagikan oleh mantan pemain Juventus tersebut dalam unggahan di instastory akun instagram pribadinya.

Di momentum bahagianya tersebut, pemilik nomor punggung 93 itu pun memiliki harapan untuk bisa terus memberikan kontribusi positif bagi Persib di Liga 1 musim ini.

Terlebih, dirinya baru saja ‘pecah telur’ setelah menyumbangkan satu gol bagi Persib saat menghadapi Persis Solo, di Stadion GBLA Kota Bandung, Minggu (4/2/2024).

Meski dalam laga tersebut, kebahagiannya harus berubah menjadi kekecewaan lantaran Maung Bandung harus puas hanya mendapatkan satu poin di kandang, usai di tahan imbang dengan skor 2-2.

“Sangat senang dengan gol pertama saya, tapi tidak 100 persen untuk hasilnya. Kita tidak semestinya mendapatkan hasil imbang dalam pertandingan seperti itu, kita harusnya menang,” ujarnya.

Meski demikian ia mengaku tidak ingin larut dalam kekecewaan. Ia pun berambisi untuk mencari obat penawar dengan menargetkan mendapatkan kemenangan di pertandingan selanjutnya, yakni bertandang melawan Barito Putera (23/2.2024).

Terlebih, ia dan rekan-rekannya memiliki waktu selama16 hari untuk melakukan persiapan, dan memperbaiki kesiapan mental juga fisik untuk meraih target tersebut.

Selain itu, ia pun merasa bahwa chemistry dirinya dan rekan-rekannya terus meningkat dari hari ke harinya. Oleh karena itu, dirinya berambisi untuk terus memberikan yang terbaik bersama timnya.

“Ini adalah istirahat yang panjang, tapi kita akan menggunakannya untuk bekerja lebih keras dan untuk memperbaiki kesalahan kita. Kita akan tetap fokus mempersiapkannya,” ungkapnya

Melihat catatan statistiknya, pemain yang akrab di sapa Teto tersebut, sejauh ini telah menyumbangkan satu gol dari empat penampilannya sejak didatangkan Persib pada 27 November 2023.

Dari jumlah tersebut itu, ia pun tercatat dua kali turun sejak menit pertama dan dua kali digantikan.

Meski belum pernah tampil penuh selama 90 menit, namun dirinya turut memberikan kontribusi, dengan melepaskan tiga kali tendangan dengan seratus persen mengarah ke gawang.

Selain itu, secara permainan, ia pun melakukan 81 kali operan dengan 57 diantaranya tepat sasaran.

Disamping membangun serangan, ia pun turut membantu pertahanan timnya, dengan melakukan satu kali tekel sukses dan tiga kali melakukan intersep.

Teto melakukan satu kali pelanggaran dan satu kali terjebak offside (*).

Cara Aipda Erwin Bantu Warga Takalar Lewat Komunitas Tangan di Atas

Jakarta – Bhabinkamtibmas Polsek Polongbangkeng Selatan, Polres Takalar, Polda Sulawesi Selatan, Aipda Erwin Eka Saputra, selalu teringat dengan pesan gurunya agar selalu membantu masyarakat. Erwin mendirikan Komunitas Tangan di Atas untuk memberikan bantuan sosial kepada masyarakat dan pondok pesantren.
Erwin menjadi salah satu polisi yang diusulkan untuk Hoegeng Awards 2024 melalui form usulan di detikcom. Erwin diusulkan warga Desa Lantang dan Kale Lantang, Takalar yakni Sumiati, Indra Wisman dan Ramlan Ibrahim. Berikut pernyataan yang Indra Wisnam dalam form usulan:

Aipda Erwin Eka Saputra adalah sosok Bhabinkamtibmas yang baik dan teladan, ia adalah salah satu panutan kami khususnya Pemuda di Kab. Takalar karena ia merupakan sosok polisi yang beda dari kebanyakan abdi negara, ia rela melakukan kegiatan sosial yang dampaknya luar biasa terhadap masyarakat luas dan ia melakukannya dengan rasa ikhlas dan tampa pamrih.

Ketika dihubungi, Indra Wisman (25) yang merupakan karang taruna setempat, menyebut Aipda Erwin membantu warga melalui komunitas yang digagasnya, Komunitas Tangan di Atas. Indra juga aktif menjadi sukarelawan dalam komunitas itu.

“Saya salah satu perwakilan pemuda yang tergabung, sering juga teman-teman pemuda yang ikut turun tangan langsung,” kata Indra kepada detikcom.

Indra sudah bergabung dengan komunitas ini sejak pertama kami didirikan tahun 2019. Dia menyebut Aipda Erwin saat itu mengajak pemuda untuk berpartisipasi. Komunitas Tangan di Atas ini bergerak di bidang sosial.

“Komunitas Tangan di Atas ini cakupannya di seluruh wilayah Kabupaten Takalar, programnya infak ke masjid, salurkan bantuan sosial, cuma bantuan sosialnya itu dari donatur-donatur dari pada masyarakat atau anggota komunitas ini,” kata Indra.

Indra menyebut dia bergabung dalam Komunitas Tangan di Atas itu secara sukarela dan tidak dibayar. Baginya, Aipda Erwin adalah sosok polisi yang memiliki jiwa sosial yang tinggi.

“Kalau sosoknya Pak Erwin ini sangat luar biasa, terutama bagi kawan-kawan pemuda dan masyarakat di sini. Kalau bisa dibilang, dia kan sudah jadi anggota polisi, kok dia mau repot-repot mengurusi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, warga lainnya bernama Sumiati (21) juga membeberkan alasannya mengusulkan Aipda Erwin untuk Hoegeng Awards 2024. Sumiati menyebut warga terbantu oleh Komunitas Tangan di Atas.

“Dia itu kayak… kalau di Desa Kale Lantang biasa banjir, dia biasa menyalurkan bantuan, bantuan Al-Qur’an. Kadang sembako, Al-Qur’an, biasa juga uang tunai,” kata Sumiati kepada detikcom.

Sumiati menyebut Aipda Erwin juga dikenal dekat dengan masyarakat. Aipda Erwin disebut selalu datang jika dibutuhkan warga.

“Kadang keliling kampung, dia cari tahu apa kendalanya ini kampung. Misalnya ada laka lantas dia langsung turun,” tutur dia.

Aipda Erwin menjadi Bhabinkamtibmas Desa Lantang dan Kale Lantang sejak tahun 2019. Pada saat itulah dia mulai merintis Komunitas Tangan di Atas itu. Mulanya, pendanaan dari komunitas ini adalah rekan-rekannya di Polsek Polongbangkeng Selatan. Bantuan berupa sembako diberikan kepada warga.

“Saya melihat beberapa masyarakat itu sangat butuh bantuan uluran tangan, karena mereka ada yang tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Yang dapat bantuan dari pemerintah adalah mereka yang memenuhi persyaratan,” kata Erwin kepada detikcom.

Komunitas ini makin berkembang hingga ada donatur yang rutin memberikan bantuan. Selain warga lokal, para donatur itu di antaranya warga Sulawesi Selatan yang sukses di perantauan. Donasi yang diberikan hingga puluhan juta.

“Kami itu punya donatur itu ada dari Kalimantan, ada dari Ternate, Manokwari, jadi mereka donatur itu orang-orang perantau dari Sulawesi Selatan yang merantau ke luar daerah, lalu kita ajak masuk ke komunitas sehingga mereka bisa melihat apa kebutuhan. Sampai sekarang kita itu punya 6-7 program,” tutur dia.

Sekretariat Komunitas Tangan di Atas ini ada di sebuah masjid di Takalar. Erwin bersama satu orang lainnya menjadi pengurus komunitas ini. Sementara para anggota melibatkan karang taruna dan remaja masjid yang membantu secara sukarela.

Program pertama di Komunitas Tangan di Atas adalah untuk kaum duafa. Secara rutin setiap hari Jumat, Komunitas Tangan di Atas akan membagikan sembako kepada masyarakat yang sudah didata.

“Kami masuk di segmen itu, terus kami mengajak orang-orang baik, orang yang mau membantun,” kata Erwin.

Orang Tua Asuh
Selanjutnya adalah program orang tua asuh. Komunitas akan menggandeng masyarakat setempat untuk menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yatim yang tidak mampu.

“Kami dapati juga anak-anak yatim piatu, tapi mereka juga orang-orang yang membutuhkan, kami ambil bagian di situ, siapa yang mau menjadi orang tua asuh bagi mereka. Sampai sekarang mereka yang kami ini ada 35 anak yatim piatu,” sebut dia.

Amalan Cerdas
Komunitas Tangan di Atas ini juga memberikan bantuan Al-Qur’an dan Iqro’ kepada warga, rumah tahfiz dan pondok pesantren. Mereka menamakan dengan program amalan cerdas.

“Jadi Al-Qur’an itu paling banyak kami beli itu hampir Rp 30 juta satu kali belanja itu. Kami memang bekerja sama dengan toko Al-Qur’an di Makassar itu, ada diskonnya itu 23-30%, jadi Al-Qur’an ini ke pondok tahfiz, ke pondok pesantren bergantung kebutuhan mereka,” sebut Erwin.

Program Tagihan Listrik
Komunitas Tangan di Atas ini juga menyasar terkait listrik masjid dan pondok pesantren. Pada saat ini, Komunitas Tangan di Atas membayar tagihan listrik sekitar 25 masjid dan pesantren. Komunitas Tangan di Atas juga memfasilitasi pemasangan meteran baru di 20 masjid.

“Kemudian kami telah memasukkan meteran listrik untuk 20 masjid. Kami bekerja sama dengan PLN, kemudian masjid yang membutuhkan meteran listrik alhamdulillah kami bayarkan sampai terpasang,” sebut dia.

Wakaf Pembangunan Masjid
Erwin mengatakan Komunitas Tangan di Atas juga memfasilitasi pembangunan hingga renovasi masjid. Sejauh ini, sudah ada 4 masjid yang terbangun di Kabupaten Takalar dengan biaya dari donatur komunitas.

“Ada namanya wakaf pembangunan dan kebutuhan rumah tahfiz, alhamdulillah sekarang sudah 4 masjid kita bangun, kemudian puluhan masjid lain yang ikut bantu termasuk kebutuhan semen,” sebutnya.

Infak Beras
Program selanjutnya adalah infak beras. Komunitas ini akan memberikan bantuan beras rutin setiap bulannya kepada pondok pesantren.

“Kami penuhi infak beras, kebutuhan-kebutuhan untuk tahfiz dan pesantren, jadi pondok itu tidak terbebani lagi untuk kebutuhan berasnya,” ungkap Erwin.

Penyaluran Zakat Mal
Setiap tahunnya pada bulan Ramadan, Komunitas Tangan di Atas ini juga menyalurkan zakat mal dari para donatur. Erwin menyebut adalah salah satu donatur yang rutin menitipkan zakat mal hingga puluhan juta.

“Kami membantu menyalurkan juga, orang-orang yang kelebihan harta itu dan memang mencukupi nisabnya setiap tahun, kami bantu salurkan. Ada donatur kami dari Manokwari, Papua Barat itu setiap tahunnya kirimkan uang 35 juta untuk zakat malnya,” kata Erwin.

Rumah Makan Gratis
Terakhir adalah program rumah makan gratis. Komunitas Tangan di Atas rutin setiap Jumat membagikan makanan gratis kepada jemaah salah Jumat.

“Program kami baru 4 Jumat ini ada namanya rumah makan gratis, kami ambil orang-orang yang dekat dengan masjid, dan jemaah masjid,” jelasnya.

Sumber Pendanaan Komunitas
Erwin menyebut tidak ada donatur tetap dalam pendanaan komunitas ini. Para donatur biasanya mengirimkan donasi per program. Seperti misalnya pembangunan masjid.

“Kami tidak menetapkan harus menjadi donatur tetap, yang kami posting tanggal, setiap tanggal sekian harus bayar listrik, setiap hari Jumat kita harus siapkan paket sembako, tapi alhamdulillah setiap subuh itu ada datang dana, datang sendiri rezekinya,” kata Erwin.

Setiap bulannya untuk tagihan listrik yang ditanggung komunitas hingga bantuan sembako menghabiskan dana Rp 20-25 juta per bulan. Namun, donasi yang masuk dari para donatur pun jumlahnya beragam.

“Rata-rata itu sekitar 20-25 juta kayaknya. Saya pernah dimintai data oleh Baznas, khusus di tahun 2022, hampir 400 juta dalam setahun itu, karena kami bangun masjid pada saat itu,” sebut dia.

“Kas sekarang tidak terlalu banyak, sekitar 20-an juta. Biasanya kalau kita bangun masjid, biasanya habis untuk kita beli. Ada pernah kirim 59 juta untuk keramik, kita langsung belikan keramik, langsung habis uangnya. Uang masuk sekian langsung belanjakan, habis,” imbuhnya.

Erwin mengaku kegiatan di komunitas ini tidak mengganggu kerja pokoknya sebagai bhabinkamtibmas. Dia pun telah mendapatkan dukungan dari pimpinan di Polsek dan Polres.

“Alhamdulillah pimpinan tahu, kapolsek tahu, kepala desa tahu termasuk kapolres sudah tahu ini program, sehingga bagi waktunya itu nggak terlalu ini, karena orang-orang di rumah juga paham,” sebut dia.

Komunitas Tangan di Atas ini juga pernah menyalurkan bantuan untuk korban banjir bandang di Masamba, Luwu Utara. Sejumlah komunitas juga menitipkan bantuan untuk disalurkan. Sementara, kata Erwin, semua biaya akomodasi ditanggung oleh kantong pribadinya.

“Masamba pada saat itu banjir bandang, jadi nilai yang kami bawa itu hampir 100 juta, kapolres sendiri kami dikasih 20 juta, dan banyak lagi karena beberapa komunitas, dia nitip ke kami, karena kami ada kendaraan,” sebut dia.

Setiap bulannya, Erwin juga memberikan bantuan dana untuk komunitas ini. Menurut Erwin, hal itu sudah menjadi panggilan hatinya.

“Tidak sama (nominalnya) setiap bulan, alhamdulillah untuk gaji dan remunerasi itu memang kami tidak bisa lepas dari kegiatan ini, sudah rutin, sudah mendarah daging bagi kami, bukan lagi tugas pokok tapi amanah masyarakat itu sudah jadi mendarah daging,” sebut dia.

Erwin melakukan kegiatan sosial ini karena dirinya selalu ingat dengan pesan sang guru. Erwin menyebu amalan yang tidak pernah putus adalah amalan jariah dan dia selalu berusaha untuk melakukan itu.

“Sebenarnya membantu orang itu kebaikannya untuk diri sendiri, bukan untuk orang lain tapi untuk diri sendiri,” tegas Erwin.

“Saya dapat dulu dari guru MTQ dia bilang ‘Erwin, kalau mau lagi pahala jariah lainnya kita bayarkan listrik masjid’ kenapa? Setiap orang ambil air wudu tidak mungkin pulang ke rumahnya pasti masuk ke masjid, di masjid tidak mungkin dia tidur pasti salat, setelah salat pasti ngaji, dia azan, kita dapat pahalanya dan ini panjang. Jadi orientasinya kita ini akhirat,” tutur dia.

Erwin sudah berdinas di kepolisian sejak tahun 2003. Mulanya Erwin ditugaskan di bagian keuangan di Polres Takalar. Guna ingin dekat dengan warga, Erwin meminta agar ditugaskan sebagai bhabinkamtibmas pada tahun 2017.

“Saya dulu di keuangan, tapi pada saat di keuangan dapat gaji, saya beli Al-Qur’an, bagi, ternyata enak begini, dapat gaji salurkan. Saya lihat lebih banyak manfaat saya ini ketika saya di bhabinkamtimbas, makanya saya minta sama Pak Wakpolres dulu,” kata dia.

Jangan Kaget! Penampakan iPhone 16 Bawa Perubahan

Jakarta – Apple dikabarkan bakal membawa perubahan pada ponselnya yang dirilis tahun ini. Rumor tersebut kemungkinan benar adanya bila melihat penampakan iPhone 16 yang mencuat di dunia maya.

Leaker @MajinBuOfficial mengungkap skema desain iPhone 16. Terlihat adanya sejumlah perubahan desain dari pendahulunya.

Paling menonjol tampilan tata letak cluster kamera. Tidak lagi diagonal seperti iPhone 15, susunannya bakal berubah menjadi vertikal.

Ya, ini mengingatkan pada bentuk kamera iPhone X dan iPhone 12. Namun kamera iPhone 16 cukup menonjol dibandingkan model saat ini.

Itu bisa berarti Apple sedang berupaya mengintegrasikan sensor yang lebih besar. Namun, ini adalah skema awal iPhone 16 dan desain akhirnya mungkin berbeda dari yang kita lihat sekarang.

Di bagian belakang, dapat dijumpai lubang kecil untuk flash LED. Sebelumnya dikabarkan bahwa iPhone 16 dan iPhone 16 Plus mungkin hadir dengan sensor LiDAR untuk perekaman video spasial.

Sensor LiDAR bertanggung jawab untuk menangkap detail kedalaman, dan selama ini fitur tersebut hanya tersedia di model Pro.

Beralih ke bagian depan, terlihat lubang dua bagian di atas layar. Apple akan menempatkan sensor Face ID dan kamera depan yang disatukan dalam Dynamic Island.

Bezelnya sendiri kurang lebih sama dengan versi saat ini. Namun di bagian samping ada sedikit perubahan. iPhone 16 kemungkinan membawa tombol aksi yang sebelumnya dihadirkan pada iPhone 15 Pro dan 15 Pro Max.

Dengan bocoran perubahan ini, apakah detikers bakal memilih iPhone 16 atau mending iPhone 16 sekalian?

Di Kelenteng Muntilan Ini, Ada Altar dengan Foto Gus Dur

Magelang – Saat berkunjung ke kelenteng Hok An Kiong, Muntilan, kamu bisa melihat foto Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur terpasang di salah satu altarnya. Ternyata, sejak dulu banyak juga yang berdoa di altar Gus Dur yang dijuluki Bapak Tionghoa ini.

“Ada altar Gus Dur karena kita sejak dulu, kelenteng ini ada hubungan sama NU Muntilan (Wakil Majelis Cabang Nahdlatul Ulama). Nah pas ulang tahunnya NU ke-96. Dia (MWC NU) mau minta di sini upacara penyerahan fotonya Gus Dur, di sini ya kurang lebih ada 300 sampai 400 orang upacara,” kata Ketua Umum TITD Hok An Kiong Budi Raharjo kepada wartawan di sela-sela pembersihan rupang atau patung di Kelenteng Hok An Kiong Muntilan, Minggu (4/2/2024).

Foto yang diserahkan oleh MWC NU Muntilan untuk kelenteng tersebut terus ditempatkan di salah satu ruangan. Ruangan tempat foto Gus Dur juga dijadikan tempat berdoa. Kemudian juga diberikan sesajen.

“Apalagi kan Gus Dur termasuk Bapak Tionghoa di Indonesia. Kita menghormati, kita ngasih altar untuk kalau mau berdoa di situ boleh, cuma itu aja tujuannya,” sambung Budi.

Budi menambahkan, bahwa yang berdoa di sini tak hanya orang Tionghoa, namun masyarakat umum juga berdoa di sini.

Kemudian sesaji yang berada di meja altar bawah foto Gus Dur berupa buah-buahan. Buah-buahan yang untuk sesaji terdiri lima unsur.

“Kalau kita kan di sini kan upacara, kita ambil pakai buah. Lima macam buah, yaitu ya apel, jeruk, pisang, ya segala boleh asal lima unsur. Nggak tiap hari (diganti), tiap tanggal 1 sama tanggal 15 purnama (diganti). Pas bulan-bulan itu kita mempersembahkan ganti, semua diganti semua,” kata dia.

Selanjutnya, menjelang datangnya Imlek sudah menjadi tradisi di kelenteng tiap tahun ada pembersihan, jeng dun atau bersih-bersih altar. Bersih-bersih altar dilakukan dalam kepercayaan mereka setelah para dewa naik menuju surga.

“Jadi kemarin, kita mengadakan upacara kenaikan patung-patung ke naik surga. Hari ini kosong. Jadi kita masih bisa membersihkan patung-patung yang kita sembah. Nanti kira-kira 5 hari lagi, kita juga upacara sembahyang, turunnya dewa-dewa lagi,” ujar Budi.

“Kita juga memohon nanti kalau sudah turunnya dewa-dewa itu, memohon pada sang dewa supaya nanti kebetulan pas mau pemilihan umum supaya aman, tentram, tidak ada masalah. Kita juga bisa milih pemimpin yang bijak, yang baik untuk negara kita. Ya tujuannya cuma itu aja,” katanya.

Ada 63 patung untuk ritual tolak bala, kata Budi. Adapun tuan rumah di kelenteng Hok An Kiong adalah Dewa Bumi.

“Di sini banyak rupang-rupang seperti Dai Shui, Dai Shui, itu mungkin di lain tempat nggak ada, yang ada di Indonesia cuma kita. Dai Shui itu yang banyak sekali. Itu 63, itu kan satu untuk ritual ciswak, ciswak tolak bala,” pungkasnya.

Camping Ground Ranu Regulo Ditutup Total Dampak Cuaca Buruk

Lumajang – Camping Ground Ranu Regulo yang terletak di Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang ditutup total. Penutupan dilakukan karena cuaca buruk hujan lebat dan disertai angin kencang.

Area camping di tepi danau ditutup untuk aktivitas wisata mulai tanggal 5 Februari 2024. Penutupan Camping Ground Ranu Regulo termuat dalam surat Nomor: PG.1/T.8/BIDTEK/KSA.5.1/B/02/2024. Pengumuman tersebut disampaikan Instagram resmi BBTN BromoTengger Semeru.

“Memperhatikan kondisi cuaca serta potensi adanya pohon tumbang yang dapat mengancam keselamatan pengunjung, maka kegiatan kunjungan dan berkemah di area Camping Ground Ranu Regulo ditutup secara total,” kata Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru C Hendro Widjanarko dalam keterangannya, Sabtu (3/2/2024)

Seperti disebutkan, bukan hanya karena cuaca buruk, penutupan kegiatan kunjungan dan berkemah di area Camping Ground Ranu Regulo juga bertujuan untuk pemulihan ekosistem Ranu Regulo. Hal ini sebagai upaya menjaga dan memelihara keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya.

“Penutupan mulai tanggal 5 Februari 2024 sampai dengan pemberitahuan berikutnya. Penutupan juga dilakukan untuk pemulihan ekosistem Ranu Regulo,” ungkapnya.

“Demikian pengumuman ini kiranya dapat disebarluaskan pada segenap pecinta alam dan peminat wisata berkemah serta pihak-pihak terkait,” tutupnya.

Sebagai informasi, Ranu Regulo menawarkan pemandangan danau jernih seluas satu hektare yang dikelilingi bukit. Lokasinya tidak jauh dari tempat parkir kendaraan setempat. Jadi, tidak perlu jauh-jauh mendaki untuk sampai ke danau ini.

Wisatawan bisa mendirikan tenda di area Camping Ground Ranu Regulo. Menikmati keindahan alam dari tepi danau. Pemandangan matahari terbit dari tengah perbutikan di Ranu Regulo. Pemandangan ini sangat indah dan banyak membuat takjub wisatawan.

Komisioner Bawaslu Medan Terjerat OTT Segera Disidang

Jakarta, – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menyatakan berkas perkara dugaan pemerasan yang melibatkan anggota Bawaslu Medan lengkap. Kedua tersangka yakni Komisioner Bawaslu Medan Azlansyah Hasibuan dan temannya, Fahmy Wahyudi Harahap.
“Ya benar, setelah berkas perkara dinyatakan lengkap secara formil dan materil atau P21 oleh Kejaksaan. Maka proses perkara akan masuk ke tahap berikutnya yaitu menunggu pelimpahan barang bukti dan tersangka (tahap II) dari Polda Sumut,” kata Kasi Penkum Kejati Sumut, Jumat (2/2).

Mantan Kasi Pidsus Deli Serdang itu mengatakan, usai penyidik Polda Sumut menyerahkan tersangka dan barang bukti (tahap II) kepada Kejaksaan, selanjutnya akan dilakukan proses penyusunan surat dakwaan.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 12 huruf e atau Pasal 11 UU No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1e KUHPidana.

Diketahui, Azlansyah Hasibuan (32) ditahan setelah terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Polda Sumut. Dia diduga melakukan pemerasan terhadap calon anggota legislatif DPRD Kota Medan periode 2024-2029 yang mengurus kelengkapan administratif persyaratan.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan tak hanya Azlansyah Hasibuan, seorang rekannya bernama Fahmy Wahyudi Harahap (29) juga ditetapkan sebagai tersangka. Sementara itu, Indra Gunawan yang turut diamankan bersama kedua tersangka kini dibebaskan karena diduga tidak terlibat.

“Untuk tersangka Azlansyah Hasibuan berperan sebagai orang yang meminta uang kepada korban. Sementara Fahmy Wahyudi berperan sebagaimana perantara pemerasan. Untuk Indra Gunawan tidak terlibat karena mengantar Fahmi Harahap ke lokasi penyerahan uang,” kata Hadi, Jumat (17/11)

Hadi menambahkan saat OTT tersebut, polisi juga menyita uang Rp25 juta. Uang yang diamankan dari kedua tersangka adalah uang yang diminta dari salah satu bakal calon Legislatif DPRD Kota Medan yang tidak lulus verifikasi dan dinyatakan tidak terdaftar dalam Daftar Calon Tetap (DCT) Komisi Pemilihan Umum Kota Medan.

“Korban merasa dipersulit dan diperas saat mengurus kelengkapan administrasi persyaratan menjadi calon anggota legislatif. Lalu korban melapor ke kepolisian. Kemudian kedua tersangka ditangkap saat transaksi tengah berlangsung di salah satu hotel di Kota Medan,” paparnya.

Azlansyah Hasibuan dilantik menjadi Komisioner Bawaslu Medan di Aula Pullman Hotel Jakarta Central Park, pada Sabtu (19/8/2023). Azlansyah Hasibuan menjabat sebagai Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat serta Humas. Akan tetapi baru tiga bulan menjabat Azlansyah terjerat OTT pada Selasa (14/11/2023).

Biaya Admin Tabungan Xpresi BCA Hari Ini Resmi Naik Jadi Segini

Biaya Admin Tabungan Xpresi BCA Hari Ini Resmi Naik Jadi Segini

Netizen Heboh, M-Banking BCA Error Lagi

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) mulai menaikkan limit transaksi harian dan biaya administrasi bulanan untuk jenis tabungan xpresi per hari ini, 19 Januari 2024. Tabungan Xpresi diperuntukkan kaum muda, seperti pelajar dan mahasiswa.

Dalam situs resminya, Tahapan Xpresi BCA merupakan pengembangan dari produk Tahapan, sebagai produk simpanan yang diprioritaskan bagi kaum muda.

Dengan kebijakan ini, biaya administrasi Xpresi BCA naik dari Rp 7.500 menjadi Rp 10.000. https://38.180.114.193/ Bagi konsumen, tarik tunai maksimum juga naik dari Rp 7 juta/hari menjadi Rp 10 juta/hari

Limit transfer antar-rekening BCA naik menjadi Rp 50 juta dari sebelumnya Rp 25 juta. Transfer antar-bank menjadi Rp 20 juta dari sebelumnya Rp 10 juta serta transaksi debit menjadi Rp 50 juta dari sebelumnya Rp 25 juta.

Sementara biaya admin untuk jenis kartu lainnya tidak mengalami perubahan.

Mengutip laman resmi BCA, Sabtu (6/1/2024), hal itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan transaksi.

Selanjutnya pengaturan limit dapat dilakukan melalui myBCA dan BCA mobile.

Kemudian, terkait biaya administrasi, hanya kartu debit BCA Silver/Blue Mastercard yang mengalami kenaikan.